Sering Ke Bali? Sebaiknya Hati-Hati Pada Sajen Ini Ya!

Discussion in 'Tourism' started by Nur Maulida, Oct 17, 2019.

  1. Nur Maulida

    Nur Maulida Member

    Joined:
    Mar 6, 2019
    Messages:
    21
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    8
    [​IMG]
    Ketika Anda berlibur ke Bali, pernahkah Anda melihat banten (sajen) khas Bali yang biasanya diletakkan di beberapa tempat atau lokasi, seperti rumah, pura, toko, hotel, penyedia jasa bus pariwisata dan beberapa tempat lainnya? Biasanya, sajen khas bali ini terbuat dari janur dan dipenuhi dengan bunga berwarna-warni serta beragam aneka buah atau jajanan.

    Sajen ini dinamakan canang sari, yang merupakan perlengkapan sembahyang pemeluk agama Hindu Dharma. Canang sari ini biasanya berbentuk bulat atau kotak berukuran setelapak tangan yang di dalamnya diisi dengan berbagai bunga warna warni serta daun dan diberikan dupa.

    Salah satu ahli pembuat sajen khas Bali, Nyoman Suani mengatakan para wisatawan hendaknya jangan menginjak canang ataupun sajen jenis lainnya jika berkunjung ke Bali demi menjunjung dan menghormati adat istiadat masyarakat Bali.

    “Kalau menemukan, sebaiknya jangan dilangkahi, apalagi diinjak dengan sengaja. Itu sebaiknya jangan,” ucap Nyoman Suani, seperti dilansir laman Kompas.com.

    [​IMG]

    Dirinya pun mengimbau kepada wisatawan untuk selalu berhati-hati dengan canang sari yang biasanya diletakkan di setiap perempatan, pohon besar, pagar, bahkan di jalanan dengan cara tidak menendang, menginjak, ataupun melangkahi sajen, apalagi jika sengaja melakukannya.

    “Pernah ada yang sengaja menginjak dan menendang, akhirnya ada yang kesurupan. Juga pernah ada kejadian yang sudah pulang ke tempat asalnya, kemudian kembali lagi ke Bali untuk memohon ampun dengan roh halus yang ada di Bali,” ungkap Nyoman Suani lagi.

    Bagaimana? Pernahkah Anda menendang atau menginjak canang sari tersebut? Sebaiknya jangan ya gengs. Mari kita hormati adat istiadat yang berlaku di tempat yang Anda kunjungi. Pepatah mengatakan di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.
     
  2. blackking

    blackking Active Member

    Joined:
    Sep 1, 2016
    Messages:
    1,210
    Likes Received:
    86
    Trophy Points:
    48
    Dulu di jawa juga masih ada yang membuat sajen, mungkin ini pengaruh agama hindu di jawa tapi sekarang sudah tidak ada lagi yang membuat sajen yang dalam prakteknya ditempatkan di pojok rumah
     
  3. Nur Maulida

    Nur Maulida Member

    Joined:
    Mar 6, 2019
    Messages:
    21
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    8
    bisa jadi sih kak, Sebab setau aku yah. nenek moyang orang Bali itu juga dari Pulau Jawa. sisa-sisa kerajaan majapahit dulu deh kalau nggak salah
     
Loading...

Share This Page