[Shared] Cara Install PowerDNS dan PowerAdmin dengan MySQL di CentOS

Discussion in 'Web Hosting' started by pluto01, Jun 25, 2016.

  1. pluto01

    pluto01 Member

    Joined:
    May 18, 2015
    Messages:
    495
    Likes Received:
    66
    Trophy Points:
    28
    Install PowerDNS dan PowerAdmin dengan MySQL di CentOS
    logopowerdns.png

    Pada tutorial kali ini akan kita bahas tentang cara install PowerDNS di centos 6 64 bit sebagai DNS Server. Pada tutorial sebelumnya kita pernah bahas tentang DNS server dengan BIND pada tutorial ini secara sekilas

    https://www.bersosial.com/threads/cara-managed-vps-non-panel-dengan-apache-webserver.34958/

    PowerDNS adalah DNS Server berbasis MySQL, yang ditulis dalam C ++ dan berlisensi Under GPL. PowerDNS dapat dikelola melalui web base interface (PowerAdmin) sehingga akan mempermudah pengguna untuk managed. Pada tutorial berikut ini penulis akan mencoba menunjukkan bagaimana cara menginstalnya Powerdns di CentOS

    Package yang akan kita install yaitu : PowerDns, PowerAdmin.MariaDB sebagai database server dan PHP untuk menjelankan web interfacenya dan Httpd sebaga webservernya.
    Baik kita langsung saja untuk proses install paket yang dibutuhkan

    Note : Sebelum melanjut tutorial ini pastikan anda sudah buat childname server untuk NS yang akan digunakan dari Domain Panel Manager dan client Area WHMCS, jika dari client area WHMCS, cukup mudah
    1. Login ke client Area WHMCS anda,
    2. Pilih dan click Domain----->>My Domain----->>Kemudian pilih dan click icon setting dibagian domain yang akan digunakan------->>Kemudian pilih dan click Managed Domain
    3. Kemudian akan muncul halaman baru, pilih dan click "Private Nameserver"
    4. Kemudian akan muncul halaman baru, dibagian "Register a NameServer Name" isikan :
    Nameserver : ns3.domainanda.com (misalnya)
    IP Address : isikan IP Address VPS yang akan diinstall DNS servernya
    Jika dari panel Domain harusnya secara teknis sama, dibagian child name server juga, hanya step2 nya saja sedikit berbeda

    1. Step pertama yaitu kita install MariaDB sebagai database server, HTTPD sebagai web server dan PHP
    Pertama kita tambah/install repo untuk menginstall MariaDB di centos 6, caranya yaitu sebagai berikut ini :
    [[email protected] ~]$ sudo yum update && sudo yum install epel-release
    [[email protected] ~]$ sudo rpm -Uvh http://rpms.famillecollet.com/enterprise/remi-release-6.rpm
    Kemudian add file /etc/yum.repos.d/mariadb.repo dan tambahkan baris berikut ini :
    [[email protected] ~]$ sudo nano /etc/yum.repos.d/mariadb.repo
    Selanjutnya kita meng-Enable Remi Repository dengan cara sebagai berikut :
    Secara default Remi repositori akan menginstall PHP versi5.4, jika Anda ingin menginstal PHP 5.5 atau 5.6, Anda harus mengaktifkan dengan menambahkan baris berikut ini:
    Silahkan edit file /etc/yum.repos.d/remi.repo dan sesuaikan dengan baris-baris berikut ini :
    [[email protected] ~]$ sudo nano /etc/yum.repos.d/remi.repo

    Selanjutnya yaitu Meng-Install MariaDB, HTTPD dan PHP
    Setelah step-step di atas selesai kita lakukan tanpa mengalami error selanjutnya kita mulai untuk install MariaDB, HTTPD dan PHP dengan cara sebagai berikut ini :
    [[email protected] ~]$ sudo yum --enablerepo=remi install MariaDB-client MariaDB-server
    Kemudian kita install PHP Modules dan HTTPD yang akan dibutuhkan dengan cara sebagai berikut ini :
    [[email protected] ~]$ sudo yum -y install httpd php php-devel php-gd php-imap php-ldap php-mysql php-odbc php-pear php-xml php-xmlrpc php-mbstring php-mcrypt php-mhash gettext
    Note : Jika ada muncul error seperti ini ketik yum install :
    [[email protected] ~]$ sudo yum install blablablabla
    Loaded plugins: fastestmirror
    Setting up Install Process
    Determining fastest mirrors
    Illegal instruction
    Bisa ditambahkan NSS_DISABLE_HW_GCM=1 sebelum perintah yum
    [[email protected] ~]$ sudo NSS_DISABLE_HW_GCM=1 yum install blablablabla
    Selanjutnya kita Start service httpd dan MariaDB dengan cara sebagai berikut ini :
    [[email protected] ~]$ sudo chkconfig --level 345 mysql on
    [[email protected] ~]$ sudo chkconfig --level 345 httpd on
    [[email protected] ~]$ sudo /etc/init.d/httpd start
    Starting httpd: [ OK ]
    [[email protected] ~]$ sudo /etc/init.d/mysql start
    Starting MySQL. [ OK ]
    [[email protected] ~]$ sudo
    Selanjutnya set password untuk MySQL
    [[email protected] ~]$ sudo /usr/bin/mysql_secure_installation

    2. Step kedua kita membuat database yang akan digunakan PowerDns
    Selanjutnya kita buat database yang nantinya akan digunakan oleh PowerDns dengan cara sebagai berikut ini :
    [[email protected] ~]$ sudo mysql -u root -ppassword-mysql
    3. Step selanjutnya yaitu Install PowerDns
    [[email protected] ~]$ sudo yum -y install pdns pdns-backend-mysql
    [[email protected] ~]$ sudo nano /etc/pdns/pdns.conf
    Dan tambahakan baris berikut ini :
    [[email protected] ~]$ sudo chkconfig --levels 235 pdns on
    [[email protected] ~]$ sudo service pdns start

    4. Step selanjutnya Menginstall PowerAdmin
    [[email protected] ~]$ sudo yum -y install php-pear-DB php-pear-MDB2-Driver-mysql
    Download package PowerAdmin dari link berikut ini : https://sourceforge.net/projects/poweradmin/files/latest/download?source=directory dan atau https://www.poweradmin.org/, jika sudah didownload package kemudian upload ke dalam server anda, selanjutnya silahkna extract dan install
    [[email protected] ~]$ sudo tar zxvf poweradmin-2.1.7.tgz -C /var/www/mydomain.com/public_html/
    [[email protected] ~]$ sudo cd /var/www/mydomain.com/public_html/
    [[email protected] public_html]$ sudo mv poweradmin-2.1.7 dnspanel
    [[email protected] public_html]$ sudo chown -R apache:apache dnspanel/
    Kemudian silahkan akses dari web browser anda IP atau domain server yang anda install PowerDNS, contoh :
    http://IP-server/dnspanel/install/
    atau
    http://mydomain.com/dnspanel/install/
    Maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Selanjutnya pilih bahasa di tutorial ini penulis memilih bahasa English, kemudian pilih dan click tombol "Go to step 2" maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Kemudian pilih dan click tombol "Go to step 3" maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Silahkan isi form yang ada sesuai dengan configurasi database yang telah kita buat sebelumnya, kemudian pilih dan click tombol "Go to step 4" maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Silahkan isi form sesuai keterangan yang ada kemudian pilih dan click tombol "Go to step 5" maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Selanjutnya silahkan pilih dan click tombol "Go to step 6" maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Yang mana di step ini diinformasikan bahwasanya kita perlu membuat manual file ../inc/config.inc.php karena tidak bisa auto create ketika proses install dan isi dari file ../inc/config.inc.php yaitu merupakan configurasi untuk koneksi ke database yang telah kita buat sebelumnya, jadi stepnya yaitu :
    Silahkan masuk ke console linux server anda dan ketik perintah berikut ini :
    [[email protected] ~]$ sudo cd /var/www/mydomain.com/public_html/dnspanel/
    Note : untuk direktorinya silahkan sesuaikan dengan nama direktori yang anda gunakan
    Kemudian buat file inc/config.inc.php dan isi sesuai dengan yang telah diinformasikan di atas :
    kemudian save, setelah itu silahkan pilih dan click tombol "Go to step 7" maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Nah pada step ini kita diinformasikan bahwasanya kita telah berhasil install Poweradmin dan kemudian kita diminta untuk menghapus atau merename folder 'install' dan kemudian mengakses halaman poweradminnya dengan user dan password yang telah diinformasikan, jadi silahkan hapus atau rename folder "install" Poweradmin dan kemudian silahkan akses halaman Poweradminnya, maka akan tampil halama sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Silahkan input user dan password anda sesuai yang telah disetting saat proses installasi atau sesuai dengan yang telah diinformasikan di halaman sebelumnya, jika berhasil login maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Jika tampil halam seperti di atas ini berarti kita sudah berhasil menginstall Poweradmin untuk memanaged DNS record yang berjalan di PowerDns.
    5. Step selanjutnya Membuat Template Zone

    Template Zone ini adalah untuk record yang tercreate secara otomatis ketika kita menambahkan domain. Untuk membuat Template Zone pada PowerAdmin caranya yaitu sebagai berikut:
    a. Setelah berhasil login ke halaman PowerAdmin seperti tampilan di atas, selanjutnya pilih dan click menu "List Zone Template" maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    b. Kemudian pilih dan click "Add zone template" maka akan muncul tampilah sebagai berikut :
    [​IMG]
    Silahkan isi 'Name' dan 'Description' sesuai dengan kebutuhan, kemudia pilih dan click "Add zone template". Setelah itu kemudian silahkan masuk kembali ke list zone template dengan cara mengclick menu "List zone template" maka akan menampilkan halaman sebagai berikut :
    [​IMG]
    Di situ terlihat template zone yang barusan kita add tadi dengan disertai dua icon yaitu "hapus" dengan ico tempat sampah dan "Edit" dengan icon pensil dan kertas.
    Selanjutnya yaitu kita pilih dan click edit yang icon pensil dan kertas untuk menambahka Record yang otomatis terbentuk ketika kita menambahkan domain nantinya, tampilan setelah kita click edit yaitu sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Selanjutnya kita pilih dan click tombol "Add record" untuk menambahkan record yang nantinya akan otomatis terbentuk ketika kita menambahkan domain, kurang lebih tampilannya sebagai berikut ini :
    [​IMG]
    Untuk recordnya silahkan anda sesuaikan dengan kebutuhan anda, untuk list record yang dibuat oleh penulis untuk templatenya kurang lebih seperti berikut ini :
    [​IMG]
    Nah sampai step ini kita sudah berhasil membuat 1 template zone yang bisa kita gunakan ketika akan menambahkan domain nantinya.
    6. Step selanjutnya Menambahkan Domain

    Step selanjutnya yaitu cara kita menambahkan domain di PowerAdmin.
    a. Pilih dan click menu "Add master zone" maka akan muncul tampilan sebagai berikut :
    [​IMG]
    Zone Name : isi dengan nama domain yang ingin di tambahkan
    Owner : Pilih user yang nantinya bisa memenaged Record Domain tersebut, jika belum ada bisa pilih Administrator
    Type : Bisa pilih native
    Template : Pilih template yang tadinya kita buat pada step #5
    Kemudian pilih dan click tombol "Add zone"
    b. Setelah itu, step selanjutnya Edit record
    Step selanjutnya yaitu kita edit record untuk domain yang telah kita add, yaitu dengan cara pilih dan click menu "List zones" maka akan muncul list domain yang telah kita add seperti gambar di bawah ini :
    [​IMG]
    Pada gambar tersebut kita bisa lihat domain yang telah kita add, di bagian records terlihat ada 13, ini auto created sesuai yang telah kita setting pada template "Customer" sebelumnya. Untuk menambah/edit/hapus record dari domain bisa dengan mengclick edit yaitu icon pensil dan kertas, maka akan muncul tampilan sebagai berikut ini :

    :
    [​IMG]
    Di situ terlihat untuk IP nya masih diarahkan ke IP localhost yaitu 127.0.0.1, silahkan anda edit dan sesuaikan dengan IP webserver, atau IP yang ingin anda tuju dengan record tersebut dan jika rasa-rasanya sudah pas semua selanjutnya pilih dan click tombol "Commit changes". Jika hendak menambahkan subdomain bisa melalui bagian bawah yang ada "Add record"

    Sehingga jika kedepan ada nambah domain, cukup mengulang step #6 ini saja lagi.
    Selanjutnya tinggal mengoptimalkan kinerja server DNSnya dan mengamankan dan merawatnya dengan baik untuk mencegah hal2 yg tdk dinginkan.

    Note : Dibagian config databasenya distep di atas dibantu perhatikan, jika mengikutinya

    Tutorial selanjutnya akan kita bahas tentang DNS Cluster dengan menggunakan PowerDns, namun bukan sekarang yach soalnya lagi ada 'tugas' saat ini.
    Bocoran dikit, DNS Cluster itu yaitu minimal kita punya dua unit server DNS yang mana record zone nya saling syncron sehingga ketika salah satu DNS Server down maka DNS Server yang UP bisa menghendle query yang ada. Nah karena PowerDns ini menggunakan database MySQL maka melakukannya cukup bisa dengan melakukan database sync/database Replication dan"penyesuaian' lainnya, bagaimana step by step melakukannya ? Silahkan tunggu tutorial selanjutnya.

    Dengan menggunakan DNS Server sendiri, kita bisa dengan mudah memanaged record2 untuk domain kita, Private NS, dengan menggunakan/berlangganan banyak webhosting/webserver untuk NS tidak perlu berubah2, dll,
    Bahan bacaan lainnya : https://doc.powerdns.com/md/

    @Pengurus forum, jika thread saya melanggar aturan/salah SF, bisa ditertibkan/hapus/pindah dan silahkan saya ditegur

    Ini hanya untuk para beginer, bagi rekan2 yg sudah expert, mohon ditambahkan dan dikoreksi agar lebih lengkap


    Selamat Mencoba dan Semoga Sukses
     
    DedyAkas Website likes this.
  2. DwiKhasbullah

    DwiKhasbullah Well-Known Member

    Joined:
    Aug 7, 2014
    Messages:
    1,943
    Likes Received:
    138
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    Lengkap banget... nah tutorial yang seperti ini yang bisa memberikan informasi yang lengkap.
     
    pluto01 likes this.
  3. pluto01

    pluto01 Member

    Joined:
    May 18, 2015
    Messages:
    495
    Likes Received:
    66
    Trophy Points:
    28
    Terimakasih banyak mas sudah mampir, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkannya
     
    DwiKhasbullah likes this.
Loading...

Share This Page