Situs Pengetahuan Umum: Sering Mengantuk Karena Tidur yang Terganggu? Baca Ulasan Berikut!

Discussion in 'General Lifestyle' started by akupaham, Aug 30, 2017.

  1. akupaham

    akupaham New Member

    Joined:
    Jul 12, 2017
    Messages:
    4
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Tidur sebenarnya sama pentingnya dengan minum atau makan bagi tubuh yang kita miliki. Sayangnya kita banyak mengalami kurang tidur atau gangguan tidur. Salah satu efek yang terjadi karena kekurangan tidur ialah kelelahan atau mengantuk. Kerugian yang bisa diperoleh dari kurang tidur adalah mengantuk atau melakukan kecerobohan. Selain itu gangguan tidur juga dapat berpotensi meningkatkan resiko depresi pada remaja, di dalam aktivitas keseharian, seseorang juga beresiko berbuat kesalahan dalam mengambil keputusan yang kurang tepat, inilah mengapa kurang tidur menjadi penyebab terjadinya cedera dalam pekerjaan atau lalu lintas. Sebenarnya, fakta mengenai hal ini dapat Anda ketahui di situs pengetahuan umum .

    Kebutuhan tubuh mengenai istirahat tidur sebenarnya bervariasi sesuai dengan usia seseorang. Kebutuhan tidur yang direkomendasikan sesuai dengan usia seseorang, untuk bayi baru lahir, mereka membutuhkan jam tidur mulai dari 14 hingga 17 jam, sedangkan untuk balita yang berusia 1 hingga 2 tahun membutuhkan jam tidur hingga 14 jam. Anak-anak yang berusia sekolah, memerlukan waktu tidur 9 hingga 11 jam dan untuk remaja hingga dewasa memerlukan waktu tidur 7 hingga 9 jam.

    Beberapa orang mungkin sering merasa mengantuk karena berbagai macam sebab seperti tidur sedikit karena jadwal padat, jet lag, rotasi jam kerja yang mengharuskan tubuh melawan jam tidur normal. Namun, sebagian besar orang juga mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur biasanya membuat banyak orang mengantuk saat melakukan aktivitas adalah insomnia. Sebenarnya bukan hanya insomnia, ada beberapa penyebab yang menengarai kurangnya waktu tidur seseorang.

    Pertama, parasomnia. Parasomnia ini merupakan perilaku yang tidak normal dan dialami seseorang ketika sedang tidur, beberapa perilaku yang termasuk ke dalamnya seperti tidur sembari berjalan, tidur sembari berbicara hingga membenturkan kepala ketika tidur. Perilaku ini dapat membuat seseorang yang tidur tiba-tiba terbangun dalam kondisi panik, melayangkan pukulan di udara hingga membabi buta. Biasanya gangguan tidur seperti ini dialami oleh pria yang sudah lansia.

    Kedua, narkolepsi. Bila seseorang sering mengantuk secara berlebihan di siang hari, bisa jadi ini adalah gejala dari narkolepsi. Narkolepsi ditandai dengan ketidakmampuan menahan rasa ingin tidur di luar jam tidur normal, gejala ari narkolepsi ini seperti merasakan otot menjadi lemas, hingga merasakan kegembiraan berlebihan. Kelumpuhan ketika tidur juga dapat menjadi sebuah indikasi seseorang menderita narkolepsi akut, kelumpuhan ini biasanya berupa keadaan seseorang tidak dapat menggerakkan tubuh ketika tidur atau bangun tidur. Gejala lain dari narkolepsi ialah mimpi yang seperti nyata atau halusinasi ketika tidur.

    Terakhir, sindrom kaki gelisah. Gangguan tidur ini mungkin sering dirasakan orang, sindrom ini adalah gangguan yang menyebabkan seseorang memperoleh dorongan yang tidak tertahan untuk menggerakkan kaki ketika berbaring. Ketika sindrom ini muncul, seseorang biasanya merasakan ada sesuatu yang merayap disertai dengan rasa nyeri bahkan rasa sakit di area kaki. Akibat dari bergeraknya kaki dengan terus menerus akan membuat seseorang tidur dengan kurang nyenyak. Agar tidak mengantuk ketika menjalani berbagai macam aktivitas, gangguan tidur di atas harus Anda atasi dengan baik. Anda tidak perlu enggan untuk melakukan konsultasi dengan ahli kesehatan bila gangguan tidur yang dialami tidak hilang walaupun sudah berusaha untuk mengatasinya. Apakah Anda ingin mengetahui informasi kesehatan atau informasi menarik lainnya? Jika Anda ingin mengetahui informasi yang menarik, Anda dapat mengunjungi situs pengetahuan umum AkuPaham.
     
Loading...

Share This Page