Strategi Bisnis: Jangan hanya menjual produk tapi juga menjual ‘value’

Discussion in 'Usaha Kecil Menengah' started by abbymolana, Oct 24, 2014.

  1. abbymolana

    abbymolana Member

    Joined:
    Oct 11, 2014
    Messages:
    187
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    18
    Strategi bisnis dalam pergeseran nilai salah satunya adalah, bahwa saat ini semakin banyak orang paham bahwa selain menjual barang maka perlu memahami manfaat, dampak dari sebuah barang. Dalam bahasa bisnis nilai manfaat, nilai pengaruh dan nilai dampak diistilahkan dengan value, atau nilai yang diukur dari sisi besaran manfaat, dampak, nilai kesempurnaan.

    Strategi bisnis yang baik tentu telah menetukan bagaimana langkah-langkah identifikasi value itu dibangun, dibentuk dengan langkah langkah manajemen nya. Sebuah contoh ketika ada seseorang membeli sebuah Mesin Bor maka tentu nilai yang melekat adalah bahwa seseorang pembeli tadi mau beli lubang. Lubang? Bor mampu membuat lubang dengan cepat, kuat, akurat, dan menghasilkan lubang yang banyak tanpa rusak dan rewel. di lain pihak mesin bor juga mampu untuk mengerinda dan memroses dalam penghalusan media kulit plastik dan kayu. Dengan kata lain bahwa penjual tidak boleh hanya menjual produk tanpa pengetahuan dasar dan pengembangan maafaat. Pengembangan manfaat?


    Pernah anda mendengar iklan produk Agar-agar dari merek wallet. Selama ini dan sejak saya kecil produk itu jelas-jelas untuk membuat makanan berbentuk agar-agar, hanya itu. Namun pada tahun-tahun ada pengembangan value dan didukung strategi positioning yang hebat :

    1. Agar-agar Merek Walet hanya produk untuk membuat agar-agar, namun dalam sebuah penelitian Rumput laut adalah bahan makanan yang kaya serat. Padahal agar-agar dibuat dari rumput laut, sehingga positioning yang dibangun bahwa Produk Walet sangat kaya dengan serat.
    2. Makanan berserat bagus untuk kesehatan, sehingga Produk Wallet disinergikan menjadi makanan untuk kesehatan pencernaan. Nilai kesehatan dibangun dengan baik. Karena makanan yang sehat sedang menjadi booming, pengembangan persepsi value .
    3. Tidak setiap hari produk agar-agar Walet dikonsumsi oleh kebanyakan orang, karena mungkin secara leveling value, menjadi makanan tersier. Untuk ini perlu pergeseran untuk dapat menjadi makanan pokok yang dikonsumsi tiap hari, mungkinkah?? Dalam upayanya akhirnya ditemukan sebuah langkah agar-agar Walet mampu berkolaborasi dengan nasi putih, dengan positioning, bahwa nasi yang ditaburi serbuk agar-agar wallet akan menjadi enak, sedikit berasa manis, kenyal, nasi tidak keras, dan yang terpenting adalah tanpa harus membeli makanan tambahan berserat dengan waktu konsumsi secara terpisah. Makan nasi juga makan makanan berserat juga menjaga kesehatan pencernaan, semua karena apa?? Karena produk agar-agaar Walet.
    4. Makanan agar-agar tidak cukup menarik jika dalam benak pelanggan hanya terbayang makanan yang manis, bening, kadang berwarna ,kenyal. Dalam perkembangannya untuk segmen anak-anak, Walet mengembangkdan dalam iklan bahwa agar-agar adalah makanan yang mampu meningkatkan perilaku cerdas, dengan contoh perilaku yang muncul dalam iklan, seorang anak-anak mengumpulkan wadah-wadah kecil berbentuk segitiga, bintang segi empat dan ada yang berbentuk angka 1 angka 2 dan seterusnya ditambah dengan wadahkecil berbentuk beberapa huruf A, B dan C.
    Selamat menguasai value dari setiap produk anda dan mengembangkannya untuk strategi bisnis anda, korelasikan dengan strategi marketing anda yaitu positioning dalam setiap iklan, baik dalam brosur yg ekonomi maupun yang raksasa.

    Diambil dari ipan.web.id
     
  2. exabytes-id

    exabytes-id Member

    Joined:
    Oct 3, 2013
    Messages:
    866
    Likes Received:
    35
    Trophy Points:
    28
    Ya, saya setuju dengan thread ini, jika menjual produk saja, lama kelamaan akan tenggelam jika tidak di imbangi dengan value nya.
     
  3. abbymolana

    abbymolana Member

    Joined:
    Oct 11, 2014
    Messages:
    187
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    18
  4. Grant Verleend

    Grant Verleend Active Member

    Joined:
    Sep 10, 2014
    Messages:
    1,234
    Likes Received:
    34
    Trophy Points:
    48
    Google+:
    Mantap, memang broduk dengan bernilai lebih laku dipasar
     
  5. Hana Kres

    Hana Kres Member

    Joined:
    Oct 7, 2014
    Messages:
    104
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    18
    Wah jadi ada insprirasi dan tambah ilmu... Makasih atas postingannya..
     
    abbymolana likes this.
  6. Mokimaru

    Mokimaru Member

    Joined:
    Nov 9, 2014
    Messages:
    512
    Likes Received:
    27
    Trophy Points:
    28
    Bener banget, dengan menanamkan value, kita juga dapat menarik pelanggan dengan cara halus.
     
  7. abbymolana

    abbymolana Member

    Joined:
    Oct 11, 2014
    Messages:
    187
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    18
    tingkatan menjual itu dari jual produk tingkatan berikutnya jual fungsi tingkatan berikutnya jual value atau nilai, dan disini biasanya konsumen tanpa nawar
     
  8. abbymolana

    abbymolana Member

    Joined:
    Oct 11, 2014
    Messages:
    187
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    18
    k
    kata mentor ane...
     
  9. kedaigrafis

    kedaigrafis Member

    Joined:
    Nov 17, 2014
    Messages:
    60
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    8
    Google+:
    cara agar value yang ditawarkan dihargai tinggi oleh konsumen gimana ya, ketika persaingan sudah banyak untuk produk yang sama?
     
  10. abbymolana

    abbymolana Member

    Joined:
    Oct 11, 2014
    Messages:
    187
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    18
    • Meningkatkan kualitas produk (rasa, bentuk, ukuran, tampilan, dsb.)
    • Memberikan pelayanan yang terbaik dan berbeda dari yang lain.
    • Gunakan dan manfaatkan testimonial pelanggan untuk bisa menciptakan nilai tambah yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar.
    • Menjalin hubungan baik dengan pelanggan.
    • Mempercepat pelayanan.
    • Menerapkan dan meningkatkan pelayanan.
    • atau ada yang lain.... silahkan tambahkan
     
  11. Hana Kres

    Hana Kres Member

    Joined:
    Oct 7, 2014
    Messages:
    104
    Likes Received:
    10
    Trophy Points:
    18
    Betul sekali... mungkin hal ini yang membuat banyak bisnis tidak berkembang dan akhirnya ngilang...
     
  12. Putri Andalusia

    Putri Andalusia New Member

    Joined:
    Mar 21, 2018
    Messages:
    21
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    Nah ini yang sering tertinggal. Apalagi pada zaman yang serba online sekarang, orang hanya menjual produk dengan gencar tanpa mempertimbangkan value. Value (bodo amat). maybe like that..
     
Loading...

Share This Page