Superfood yang Bernama Chia Seed

Discussion in 'Health & Medical' started by muezaa, Apr 8, 2020.

  1. muezaa

    muezaa Member

    Joined:
    Jan 16, 2017
    Messages:
    33
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Chia seed atau biji chia tampaknya seperti makanan modern, tapi kenyataannya sudah digunakan sejak ratusan tahun lalu. Biji yang berasal dari tanaman Salvia hispanica atau tanaman gurun yang menjadi bagian keluarga mint ini merupakan makanan pokok di Meksiko dan Guatemala.

    [​IMG]

    Tanaman tersebut sudah dibudidayakan sebagai sumber makanan pada 3500 sebelum masehi (SM). Dalam bahasa Maya, chia berarti kekuatan. Parajurit Aztec pada zaman dahulu menggunakan biji tersebut untuk menambah energi dan daya tahan tubuh, terutama selama mereka perang.

    Bahkan chia seed sempat dijuluki sebagai runners food karena para pelari mengonsumsi chia seed sebagai bahan bakar untuk lari jarak jauh. Konon, satu sendok chia seed bisa memberi energi mereka seharian.

    Sementara berdasarkan data Departemen Konservasi Sumber Daya Alam Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), banyak suku asli Amerika mengonsumsi chia seed sebagai bagian dari makanan mereka dan biji tersebut ditanam bersama dengan jagung di sejumlah daerah di Meksiko.

    Namun kala itu, chia seed bukan makanan yang dikonsumsi sebagai sarapan atau smoothie. Mereka mencampurkannya sebagai tepung untuk membuat tortila atau mencampurnya dengan air, lalu memasaknya menjadi bubur atau sup.

    Superfood

    Menurut catatan USDA, selain sebagai bahan makanan, biji ini juga digunakan sebagai obat untuk berbagai macam penyakit dari demam hingga peradangan. Seiring waktu, biji ini semakin populer dan menjadi salah satu superfood atau makanan super. Chia seed pun dibuat dalam bentuk pudding, smoothie, roti dan lainnya.

    Adapun alasan chia seed disebut sebagai superfood, dikutip dari Superlife, ada empat alasan, yaitu:

    1. Antioksidan super

    Chia seed mengandung banyak phytochemical yang berbeda dengan manfaat masing-masing yang unik, seperti myricetin, quercetin dan kaempferol. Semua kandungan itu memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antikanker.

    2. Omega-3 berbasis tanaman

    Chia seed punya konsentrasi tinggi asam lemak esensial omega-3 nabati. Asam lemak esensial ini merupakan bagian dari membran sel dan berperan untuk kesehatan jantung, kesehatan dinding sel dan arteri serta lainnya. Sebanyak 60 persen dari minyak dalam chia seed terdiri dari omega-3.

    3. Protein berbasis tanaman

    Chia seed adalah 'protein lengkap', yang mengandung sembilan asam amino ensensial, yang sangat langka untuk sumber protein nabati.

    4. Serat

    Chia seed terdiri dari lebih 30 persen serat. Dari jumlah itu, sekitar 20 persen merupakan serat larut dan 80 persen serat tidak larut. Kedua serat tersebut dibutuhkan untuk menjaga kesehatan pencernaan, jantung dan mengontrol gula darah.
     
  2. cahyo prasetyo

    cahyo prasetyo Member

    Joined:
    Aug 4, 2018
    Messages:
    185
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    18
    anti oxdant yang bags, terutama anti inflamasi, ini gunanya mencegah peradangan tenggorokan, kulit, dll
     
Loading...

Share This Page