Teknik mengembangkan lele yang benar

Discussion in 'General Business' started by tikars, Nov 23, 2014.

  1. tikars

    tikars Member

    Joined:
    Oct 7, 2013
    Messages:
    69
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    8
    Seperti yang kita tahu membangun bisnis budidaya ikan lele tentunya sangat menyenangkan jika kita bisa mendapatkan hasil yang besar. Tentunya untuk itu kita harus memperhatikan cara pembudidayaan ikan lele yang baik serta benar. Dengan mengetahui cara pembudidayaan yang benar tentunya, Anda pun bisa mendapatkan hasil yang baik serta memuaskan nantinya. Kini lele sudah sangat tersedia di pasar dan sebagian besar orang suka ikan ini karena enak untuk dimasak. Kurangnya tempat hidup alami dan banyak orang yang memancing menjadi alasan paling umum untuk berkurangnya jumlah spesies ikan lele. Tapi sekarang orang menjadi tertarik dalam budidaya ikan lele dan membangun pertanian lele skala besar atau kecil secara komersial. Jika Anda menyukai bisnis budidaya ikan, maka Anda juga dapat paham dan mengelola ikan lele di kolam Anda. Ada beberapa teknik pengembangan lele untuk memulai bisnis ini budidaya ikan, yang bisa Anda simak di bawah ini.


    Menyeleksi Kolam

    Temukan kolam yang pas untuk dijadikan tempat untuk menjaga bisnis budidaya ikan lele yang sukses. Sebelum memilih kolam untuk budidaya ikan lele, Anda harus mempertimbangkan hal sebagai berikut.

    · Kolam yang dipilih harus bebas dari banjir.

    · Kolam akan cukup bebas yang kuat.

    · Semua ikan akan melarikan diri dari kolam jika ada lubang di pantai tambak.

    · Kedalaman air tidak akan lebih dari 4 meter selama musim hujan.

    · Akan lebih baik jika Anda membangun kolam lonjong.

    · Membangun kolam di daerah terbuka, sehingga sinar matahari langsung dapat mengenai kolam.

    Manajemen kolam

    Lele dapat dibudidayakan di kedua kolam baru dan lama. Tapi itu akan lebih baik jika Anda mengembangkan ikan lele di kolam tua. Jika Anda ingin menggunakan kolam baru, maka Anda harus menggunakan pupuk seperti kotoran, kapur dll Menerapkan pupuk setelah membangun kolam akan membuat tanah subur. Jika tanah kolam Anda tidak subur, maka akan menghambat kesehatan dan pertumbuhan yang tepat dari ikan. Dalam kasus budidaya di kolam tua, kering kolam sempurna sebelum stocking lele. Hapus liat berlebihan dan gas berbahaya sebelum stocking. Setelah itu menerapkan kapur dan pupuk lainnya. Mencakup wilayah tertentu dengan kolam di mana Anda akan stok ikan kecil untuk pertama kalinya. Menutupi tempat dengan bersih akan mencegah ikan dari beberapa predator berbahaya seperti katak dan ular. Ular merugikan banyak daripada katak. Isi kolam dengan air tawar (2 - 3 kaki kedalaman air untuk pertama kalinya), setelah membuat pagar. Saham minnow setelah 2 sampai 3 hari untuk mengisi kolam.

    Sumber : Cara budidaya Ikan lele
     
  2. reza888

    reza888 Member

    Joined:
    Nov 28, 2014
    Messages:
    60
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    8
    mau tanya gan, saya suka lihat juga peternakan lele rata2 pake kolam kecil dengan alas tikar warna orange, knpa suma nya harus warna orange ?? apa ada alasan tertentu ??
     
  3. Grant Verleend

    Grant Verleend Active Member

    Joined:
    Sep 10, 2014
    Messages:
    1,234
    Likes Received:
    35
    Trophy Points:
    48
    Google+:
    Bisnis perternakan, menjanjikan juga.
     
  4. Devita

    Devita Active Member

    Joined:
    Oct 11, 2014
    Messages:
    1,188
    Likes Received:
    42
    Trophy Points:
    48
    Google+:
    Didaerahku kurang mendukung kalau buat bisnis kayak gini
     
Loading...

Share This Page