Terancam di-PHK kontraktor jalan nasional Konut-Pohara PT.Tirta Dea AP

Discussion in 'General Discussion' started by donnycan, Jun 3, 2018.

Tags:
  1. donnycan

    donnycan Member

    Joined:
    Oct 21, 2014
    Messages:
    39
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Palu (Antaranews Sulteng) - Satu diantara kontraktor pelaksana perluasan jalan nasional paket batas Kabupaten Konawe Utara serta Konawe ke Pohara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terancam pemutusan jalinan kerja (PHK) karna kemampuannya tidak cocok keinginan.

    " Kami tengah bekerjasama dengan TP4D (Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah serta Pembangunan Daerah) di kejaksaan setempat untuk lakukan kajian hukum berkaitan gagasan menjatuhkan sangsi pada kontraktor itu, " kata Ir Akhmad Cahyadi, M. Eng. Sc, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XIV Sulteng-Sultra pada Pada, Rabu, selesai meninjau ruas jalan itu minggu kemarin.

    Project perluasan jalan selama 17 km. yang melewati Desa Paku Jaya, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe ini, ditangani dengan kontrak th. jamak (MYC-multy years contract) th. 2015-2018 oleh PT Tirta Dea Adonics Pratama.

    Pada th. 2017, kontraktor itu memperoleh alokasi biaya pelaksanaan kelanjutan sebesar Rp56 miliar dengan masa kontrak sampai Agustus 2018, namun persentase perkembangan fisik pekerjaan sekarang ini masih tetap jauh dari keinginan yaitu baru sekitaran 75 %.

    Menurut Cahyadi, sangsi yang dapat dijatuhkan pada kontraktor itu yaitu memutus kontrak serta menjatuhkan penalti lantas mengalihkan penyelesaian pekerjaan itu pada kontraktor yang dinilai lebih dapat.

    Ruas jalan dari titik batas Konawe Utara serta Konawe menuju Jembatan Pohara itu yaitu poros yang begitu strategis karna adalah urat nadi perekonomian di Propinsi Sultra serta Sulteng, karna jadi penghubung dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi perlu di Kabupaten Konawe serta Konawe Utara (Sultra) dan Morowali serta Morowali Utara (Sulteng), yang semua jadi pusat industri pertambangan nikel serta minyak kelapa sawit.

    " Karenanya, kami begitu mempunyai urusan untuk selekasnya merampungkan pekerjaan ini supaya ruas itu secepatnya fungsional dengan konstuksi mulus untuk mensupport arus barang serta layanan diantara ke-2 propinsi, " tutur Cahyadi.

    Bacalah juga : Trans Sulawesi Sulteng - Sultra siap dukung kelancaran arus mudik

    Sekarang ini, keadaan ruas jalan itu cukup memprihatinkan. Terdapat banyak titik di sekitaran Desa Paku Jaya, Kecamatan Morosi, hampir tidak dapat dilalui kendaraan karna tubuh jalan berlumpur karena musim hujan berkelanjutan, hingga kontraktornya juga tidak dapat efisien kerjakan projectnya.
     
  2. Silaen Medan

    Silaen Medan Member

    Joined:
    Dec 31, 2017
    Messages:
    154
    Likes Received:
    17
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    Info yang sangat bermanfaat....., thanks
     
Loading...

Share This Page