Tips Merawat Cincin Palladium, Cincin Emas dan Cincin Perak

Discussion in 'General Lifestyle' started by ferdianet, Sep 17, 2015.

  1. ferdianet

    ferdianet Member

    Joined:
    Sep 16, 2015
    Messages:
    321
    Likes Received:
    63
    Trophy Points:
    28
    Merawat Cincin Palladium, Cincin Emas dan Cincin Perak
    Cincin Palladium, Cincin Emas dan Cincin Perak yang dibuat dengan cara-cara yang kurang benar dalam proses pencampuran kadar akan mudah kusam, berubah warna terkadang sampai hitam, tergores dan penyok-penyok.

    Tergores dan penyok adalah kelalaian pemakai kalau ini yang terjadi hati-hati dengan barang berharga anda. Penyebab mudah penyok atau gores bisa jadi karena kadar yang tinggi sehingga perak atau emas agak lembut. Sedang kusam atau hitam. Biasanya yang paling keras menyebabkan adalah garam dan belerang, ini berarti air laut dan mungkin mandi di air panas alami yang mengandung belerang.

    Masalah umum Cincin Palladium, Cincin Emas dan Cincin Perak disebabkan oleh:
    • Palladium, emas dan perak jadi kusam. Keringat anda mungkin agak mengandung garam sehingga perak terutama cepat sekali menjadi kusam dan bahkan hitam. Solusinya nggak ada selain sering-sering melakukan perawatan perhiasan perak. Sedangkan emas agak sulit menjadi kusam namun lama-lama akan kusam juga.
    • Kusam atau hitam padahal nggak dipakai. Biasanya disimpan dalam waktu lama di lemari kayu. Pernis dan finishing kayu yang kurang sempurna bisa membuat cepat kusam dan hitam ini karena perak menjadi oksidasi oleh bahan-bahan finishing kayu.
    • Kusam juga bisa disebabkan karena mandi di laut, air yang mengandung garam atau belerang. Palladium, perak dan emas sering oksidasi dengan garam dan belerang.
    • Kusam dan hitam juga bisa karena penyimpanan di dalam tas atau sesuatu yang terbuat dari kulit. Pekerjaan kulit asli biasanya menggunakan bahan-bahan yang berhubungan dengan belerang atau amoniac.
    Cara merawat yang benar:
    • Laplah sesering mungkin perhiasan perak dan emas anda. Gunakan Lap yang lembut dan bagus dari kaos bekas bahan cotton atau katun yang sudah sering dicuci. Kapas juga bisa namun menggosoknya jadi agak susah.
    • Simpan dalam tas kain sebelum masuk lemari atau tas kulit. Kalau ada silica gel yang mudah didapat di supermarket juga sangat bagus. Tempat lain yang aman adalah kotak kertas, plastic dan logam.
    • Kalau emas atau perak anda sudah terlalu gores dan anda tidak keberatan untuk sedikit susut (sama, diservis ke tukang emas pun susut) gunakanlah amplas no. 1000 kalau sudah halus gunakan amplas no 2000 sampai halus boleh sekali-sekali celup di air. Kalau dirasa sudah cukup halus pakai saja autosol tadi untuk membuat cling lagi. Kalau belum cling artinya amplasan kurang. Ini disebut polishing. Cara ini tidak bisa dilakukan untuk barang-barang yang disepuh karena menyebabkan lapisan sepuh hilang.
    • Permata buram. Sebenarnya permata buram juga bisa digosok dengan cara di atas namun memakan waktu lebih lama tergantung tingkat buramnya dan jenis permatanya. Kalau diamond jangan coba-coba karena ini permata paling keras di dunia. Sangat khusus, makanya mahal. Sebenarnya cara-cara menghaluskan permata sama dengan barang logam yaitu proses polishing atau amplas dan gosok seperti cara di atas.
    Cara merawat yang salah:
    • Sering terlihat orang menggodok palladium, emas atau perak. Cara ini sebenarnya bagi yang sudah tahu. Karena ada jenis permata yang tidak kuat dengan suhu panas yang menyebabkan warna permata malah pudar. Tidak lagi cling.
    Sumber
     
    Last edited by a moderator: Sep 17, 2015
  2. NieeLz

    NieeLz Well-Known Member

    Joined:
    Aug 24, 2015
    Messages:
    1,773
    Likes Received:
    123
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    sama seperti merawat batu cincin :D
     
  3. Zetha Indonesia

    Zetha Indonesia Member

    Joined:
    Sep 16, 2015
    Messages:
    78
    Likes Received:
    15
    Trophy Points:
    8
    Iya, salah satu penyebab yang tanpa disadari itu KERINGAT... apalagi kalo orang yang suka keringatan, jadi harus sering-sering pearawatan cincinnya
     
Loading...

Share This Page