Waspadai Hal-Hal Berikut Sebelum Ajukan Pinjaman Online agar Tidak Salah Pilih dan Menyesal

Discussion in 'General Lifestyle' started by Samuel Samuel93, Feb 9, 2018.

  1. Samuel Samuel93

    Samuel Samuel93 Member

    Joined:
    Oct 30, 2017
    Messages:
    489
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Persetujuan Pinjaman Online (sumber: shutterstock.com)​

    Kebutuhan seseorang di zaman yang semakin maju ini seiring waktu bertambah semakin meningkat pula kebutuhannya. Mulai dari kebutuhan yang sifatnya umum atau mendasar hingga kebutuhan yang sifatnya khusus dan tak dapat ditunda lagi seperti untuk kebutuhan berobat dan lain sebagainya. Namun seiring waktu bertambah pula pola lehidupan yang konsumtif semakin menjadi jadi. Hal ini lah yang sering kali mengganggu arus kas keuangan yang Kita miliki.

    Akhir akhirnya yang menjadi sasaran justru mengajukan pinjaman. Namun berkat kemudahan teknologi dan informasi yang semaki maju pula, saat ini masyarakat sangat mudah mengajukan pinjaman terutama lewat aplikasi ponsel Anda. Cukup menyediakan koneksi internet dan dana yang Anda butuhkan dapat ditransfer ke rekning yang Anda miliki saat itu juga. Hal ini lah yang justru sering kali berdampak negative bagi keuangan Kita selaku nasabah lantaran memiliki berbagai kemudahan, baik akesnya maupun fasilitasnya. Apalagi sekarang ini jenis pinjaman kilat cepat cair sangat mudah diakses melalui aplikasi di perangkat ponsel Anda.

    Namun kehadiran lembaga non bank yang menyediakan kemudahan pinjaman patut Kita waspadai pula. Hal ini dikarenakan tingkat bunga yang di tawarkan lebih tinggi dibandingkan suku Bungan pinjaman yang ditawarkan oleh pihak bank. Lembaga non bank seperti Finansial Technology atau Fintech yang belakangan ini banyak bermunculan menawarkan suku bunga yang tinggi lantaran sumber daya yang di peroleh bukan melalui himpunan dana masyarakat, melainkan berasal dari investasi P2P Lending.

    Dengan besaran bunga yang diterapkan oleh pihak Fintech tak jarang justru semakin memperburuk keadaan keuangan jika tanpa perhitungan yang matang. Secara tidak langsung besaran bunga akan menggerogoti keuangan Anda sedikit demi sedikit hingga menyebabkan permasalahan keuangan jangka panjang. Belum lagi menyoal masif nya pengajuan pinjaman via online yang kini gencar menawarkan kemudahan bagi para calon nasabahnya.

    Selain jenis pinjaman yang ditawarkan oleh Fintech yang saat ini telah memperoleh perijinan dari OJK, beberapa jenis pinjaman cepat cair online tanpa perijinan OJK pun nyatanya masih marak bertebaran. Jenis pinjaman satu ini terbilang rentenir jenis baru yang m teknologi sebagai media memasarkan produknya. Namun sistemnya sama saja, menerapkan sistem bunga kredit yang tinggi dan harus diangsur sesuai jadwal.

    Beberapa jenis pinjaman online bahkan mewajibkan nasabahnya untuk mengangsur dalam hitungan minggu, dan bahkan lebih parahnya lagi beberapa lembaga keuangan non bank ini menerapkan pembayaran cicilan perhari.

    Sejatinya jenis pinjaman online memang tidak ada yang salah. Yang salah adalah jika Anda mengajukan pinjaman tanpa perhitungan yang matang. Nah, artikel Kita kali ini akan membahas beberapa hal yang patut Anda waspadai sebelum mengajukan pinjaman online, sehingga Anda tak akan menyesal di kemudian hari. Berikut ulasannya :

    Pikirkan sebelum mengajukan pinjaman

    Mengajukan pinjaman dengan tenor tertentu sudah selayaknya Anda pikirkan matang matang. Hal ini dikarenakan sebagian keuangan Anda akan dialokasikan pada cicilan pinjaman yang berlangsung tak kurang dari 6 bulan. Masa cicilan selama itu tentunya harus penuh konsistensi dalam membayar agar Anda terhindar dari denda maupun terhindar dari catatan blacklist Bank Indonesia.

    Selanjutnya, tentukan urgensi dana yang Anda pinjam tersebut. Jika memang Anda rasa meminjam dana tersebut adalah sebuah keharusan dan Anda sudah tidak memiliki jalan keluar, maka Anda harus memperhitungkan pemasukan, apakah seimbang dengan pengeluaran Anda atau tidak. Selain itu jika dana yang Anda pinjam tidak terlalu besar, cobalah untuk mencari alternative lain, misal dengan meminjam pada rekan atau saudara Anda. Yang perlu Anda pahami adalah selalu jaga kepercayan orang tersebut, sehingga hubungan Anda dengan orang yang memberikan pinjaman dapat terjaga dengan baik.

    Mengajukan Pinjaman Untuk Usaha

    Mengajukan pinjaman untuk usaha merupakan salah satu hal yang cukup efektif. Hal ini dikarenakan asumsi orang dalam memiliki usaha dapat memberikan tingkat return atau keuntungan, sehingga keuntungan yang Anda miliki dapat digunakan untuk membayar cicilan pinjaman. Sebelum Anda memutuskan untuk mengajukan pinjaman untuk usaha, perhitungkan dengan teliti besaran keuntungan, apakah lebih besar dari bunga kredit atau justru sebaliknya.

    Demikian lah beberapa hal yang patut Anda perhatikan sebelum mengajukan pinjaman via online. Ajukan pinjaman pada perusahaan baik bank konvensional maupun Fintech yang memang telah memperoleh lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan. Sehingga Anda dapat terhindar dari permasalahan keuangan yang bisa jadi justru akan mengganggu kehidupan Anda. Semoga berguna!
     
  2. giovanodst

    giovanodst New Member

    Joined:
    Apr 16, 2018
    Messages:
    10
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Kalau bisa sih perhitungan matang dulu untuk ngambil dana pinjaman sebesar apa dulu...
    Soalnya takutnya nanti malah ga sanggup bayar karena terlalu berlebihan pas ngambil pinjaman dana.
    Jangan telat juga pas bayar cicilan pinjaman, nanti malah bermasalah...

    Palingan sih kalau mau bisa juga kan minjam dana dengan gadai bpkb motor/mobil hingga sertifikat rumah, juga bisa kan untuk persyaratannya. *happydancing*
     
Loading...

Share This Page