WHO Golongkan Kecanduan Game Sebagai Gangguan Jiwa

Discussion in 'Education' started by Tirah Wawas, Jan 3, 2018.

Tags:
  1. Tirah Wawas

    Tirah Wawas Active Member

    Joined:
    Aug 22, 2016
    Messages:
    270
    Likes Received:
    37
    Trophy Points:
    28
    [​IMG]

    Kecanduan game masuk dalam daftar sebagai salah satu gangguan kondisi kesehatan mental. Hal ini merupakan pertama kalinya dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    Di dalam Klasifikasi Penyakit Internasional ke-11 (ICD) akan dimasukkan kecanduan game sebagai salah satu kondisi gangguan mental. Pada draft dokumen dijelaskan pola perilaku gamer yang kecanduan akan mengutamakan game dibanding kepentingan hidupnya untuk hal – hal yang lain.

    [​IMG]

    Seperti dilansir dari BBC, sejumlah negara telah mengidentifikasikan kecanduan game sebagai masalah utama kesehatan di masyarakat. Bahkan di Inggris dan negara – negara lain telah ada klinik khusus yang menangani kondisi kecanduan game.

    Versi terakhir dari ICD di selesaikan pada tahun 1992, dengan panduan terbaru yang akan diterbitkan pada tahun 2018.

    Panduan tersebut berisi kode – kode untuk penyakit, tanda – tanda dan gejalanya, yang digunakan oleh para dokter dan peneliti untuk melacak dan melakukan diagnosa terhadap penyakit.

    Ini akan menunjukkan bahwa perilaku seorang kecanduan game harus dibuktikan terlebih dahulu dengan periode minimal 12 bulan, baru setelah itu diagnosa dilakukan. Namun, bisa saja periode tersebut dipersingkat jika memperlihatkan gejala yang cukup parah.

    [​IMG]

    Gejala – gejalanya termasuk:
    • Timbulnya gangguan untuk mengontrol diri terhadap game (frekuensi, intensitas, durasi).
    • Meningkatnya prioritas yang diberikan pada game.
    • Adanya keinginan melanjutkan atau eskalasi sebuah game walaupun ada konsekuensi negatifnya.
    • Banyak negara telah bergulat dengan masalah kecanduan game. Di Korea Selatan, pemerintahnya telah memperkenalkan undang – undang yang melarang akses bagi anak – anak usia di bawah 16 tahun untuk bermain game online tengah malam sampai pagi pukul 06:00.
    Sementara itu di Jepang, para pemain akan diingatkan apabila mereka telah bermain lebih dari waktu yang telah ditentukan setiap bulannya. Sama halnya dengan dengan di Cina, perusahaan internet raksasa Tencent telah membatasi waktu yang dapat digunakan untuk bermain game online.

    [​IMG]

    Berdasarkan hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oxford, walaupun anak – anak menghabiskan waktu mereka di depan layar perangkat, mereka umumnya berhasil mengkaitkan hiburan digital mereka dengan kehidupan sehari-hari.

    Penelitan tersebut dilakukan pada anak – anak berusia delapan hingga 18 tahun. Ditemukan juga anak laki – laki menghabiskan waktu lebih banyak bermain game dibandingkan anak perempuan.

    Memang kebanyakan orang melihat anak – anak kecanduan teknologi dan menghabiskan waktu 24/7 di depan layar, sehingga aktivitas lain tidak sempat mereka lakukan. Tetapi hal itu tidaklah sepenuhnya benar.

    Dari sejumlah penelitian memperlihatkan bahwa anak – anak juga menggunakan teknologi untuk mendukung aktivitas lain, seperti mengerjakan pekerjaan rumah. Sama seperti orang dewasa yang juga hampir setiap hari melakukan aktivitas di depan layar perangkat sambil melakukan kegiatan lain.

    Sumber http://www.bbc.com/news/technology-42541404
     
  2. Yayan Casper

    Yayan Casper Active Member

    Joined:
    Jul 18, 2014
    Messages:
    683
    Likes Received:
    75
    Trophy Points:
    28
    saya juga termasuk kena gangguan jiwa donk ya, heem harus mulai meminimalisir bermain game nih muali dari sekarang.. thank buat artikelnya
     
  3. Iroh Apriliyani

    Iroh Apriliyani Member

    Joined:
    Nov 29, 2017
    Messages:
    53
    Likes Received:
    5
    Trophy Points:
    8
    Hmm....harus sering dibilangin nih, "A" agar tidak sering bermain game.
     
  4. Damar

    Damar Well-Known Member

    Joined:
    Jun 22, 2014
    Messages:
    1,398
    Likes Received:
    190
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    Kalau memang sampai kecanduan itu berbahaya, bisa-bisa semua waktu dihabiskan hanya untuk game :(
     
  5. Sugeng Ginanjar

    Sugeng Ginanjar Member

    Joined:
    Nov 18, 2016
    Messages:
    164
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    wha jadi youtuber semisal piewdiepai itu gila y.,. trus reza arap juga gila,.,., *ketawa2*
     
  6. bespe

    bespe Active Member

    Joined:
    Oct 30, 2014
    Messages:
    951
    Likes Received:
    50
    Trophy Points:
    28
    Sangat bahaya kecanduan game, pengalaman anak sendiri ketika game dihentikan prilakunya gelisah, dengan peringatan keras baru bisa berhenti main game:(
     
  7. TISAB

    TISAB New Member

    Joined:
    Jan 15, 2018
    Messages:
    17
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Nah loh , jadi yang suka maen game termasuk memiliki gangguan jiwa dong !! harus mengurangi main game nih biar gak keterusan gangguannya *ngupil*
     
  8. TISAB

    TISAB New Member

    Joined:
    Jan 15, 2018
    Messages:
    17
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Iya bang , ada juga yang meninggal gara gara maen game kebablasan tuh ...
     
  9. wariorseiya

    wariorseiya Member

    Joined:
    Feb 22, 2017
    Messages:
    141
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    WHO lebay ah..klo iya berarti gamers profesional banyak yg sarap donk..kwkwkkw
     

Share This Page