Wisata Pulau Sikuai yang di tinggalkan

Discussion in 'Tourism' started by Zerki Juliandri, Feb 24, 2015.

  1. Zerki Juliandri

    Zerki Juliandri Member

    Joined:
    Dec 3, 2014
    Messages:
    202
    Likes Received:
    8
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Pulau Sikuai ibarat permata hijau di laut biru. Selain keeksotisan pantai dan laut, juga terhampar pepohonan tropis yang lebat. Hanya 2,5 Hektar dari total 44 hektar luas pulau yang digunakan dulunya untuk pembangunan fasilitas resort. Beberapa tahun yang lalu, wisata ke pulau ini dapat cukup menarik wisatawan, baik itu domestik maupun internasional. Walaupun dengan harga resort dan sewa fasilitas lain yang tergolong mahal, tetap saja dikunjungi. Hal tersebut disebabkan keindahan pulau ini tidak kalah dengan wisata-wisata pulau lainnya khususnya yang ada di Bali.

    Keadaan Pulau Sikuai yang Sekarang ?

    Kini, Pulau Sikuai tampak berbeda. Bangunan-bangunan resort yang berjejer telah menjadi sarang kera atau monyet. Ya, resort Pulau Sikuai seperti tidak bertuan. Lepas dari gempa bumi di Kota Padang 2009 yang lalu, pulau ini seperti tidak lagi menjanjikan. Ditambah konflik yang tidak berkesudahan antara pemerintah dengan pengelola swasta. Sampai saat sekarang, mungkin masyarakat hanya mendengar desas-desus perseteruan tersebut, tetapi sama sekali tidak mengetahui akar persoalan yang menyebabkan pulau ini tidak lagi tertata dengan baik.

    Padahal, cerita tentang keindahan Pulau Sikuai telah tersebar ke seluruh dunia. Adalah traveler Ryan Verberkmoes yang mengabadikannya dalam sebuah buku bertajuk “Lonely Planet: Indonesia”. Buku tersebut diterbitkan sekitar tahun 2010. Ryan Verberkmoes sendiri merupakan jurnalis sekaligus traveler yang besar di wilayah Santa Cruz, California Amerika Serikat. Ia adalah traveler sejati yang seumur hidupnya didedikasikan untuk mengunjungi tempat-tempat eksotis dunia.

    Ryan tidak berbohong dengan keindahan Pulau Sikuai. Kami; AET Travel juga bisa memastikan bahwa pulau ini masih layak dikunjungi. Walaupun resort sudah tidak terurus, namun bagi Anda yang penasaran untuk membuktikan keelokan pantai dan lautnya, maka Pulau Sikuai mesti dimasukkan dalam salah satu destinasi atau kunjungan ketika Anda berada di Sumatera Barat. Anda masih bisa berenang, snorkeling, trekking, menikmati serunya wahana banana boat dan bermain di pasir putih pulau ini.

    Bahkan, dengan mempercayai AET sebagai mitra perjalanan wisata, Anda tidak saja kami ajak ke Pulau Sikuai, melainkan ke pulau-pulau kecil lain yang tidak jauh jaraknya dari pulau tersebut.

    Jangan ragu-ragu, biarkan masalah berada di belakang Anda dan nikmati perjalanan fantastis mengarungi ombak ke sini. Kami, akan dengan senang hati menemani setiap perjalanan wisata Anda.

    Sumber : Wisata Pulau Sikuai yang di tinggalkan !
     
  2. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    10,174
    Likes Received:
    2,705
    Trophy Points:
    413
    Saya juga baru tahu P. Sikuai. Berarti masuk Prov Sumbar?
     
  3. Zerki Juliandri

    Zerki Juliandri Member

    Joined:
    Dec 3, 2014
    Messages:
    202
    Likes Received:
    8
    Trophy Points:
    18
    iya bner kang andre p. sikuai itu termasuk prov.sumatera barat, namun sekarang pulau tersebut sudah tidak terurus lagi padahal keindahan pantainya sangat indah sekali namun sekarang hanya tinggal nama ?
     
  4. Zerki Juliandri

    Zerki Juliandri Member

    Joined:
    Dec 3, 2014
    Messages:
    202
    Likes Received:
    8
    Trophy Points:
    18
    Dulu pantainya bagus gan tapi sejak ada sengketa jadi pulau tersebut di tinggalkan, dan sekarang pulau yang paling sering di kujungi oleh wisatawan yaitu pulau pagang jaraknya juga gak terlalu jauh dari pulau sikuai dan keindahan pantainya juga tidak kalah indahnya
    [​IMG]
     
  5. satriajogja

    satriajogja Member

    Joined:
    Feb 24, 2013
    Messages:
    348
    Likes Received:
    7
    Trophy Points:
    18
    Wah sayang sekali ya padahal bagus. Pemerintah harusnya bisa mengembangkan, bukan berebut dengan pihak swasta demi kemakmuran warga.
     
Loading...

Share This Page