Yuk Simak Cara Penggunaan Selang Pemadam Kebakaran!

Discussion in 'Education' started by Zuli Haismi, Sep 21, 2020.

  1. Zuli Haismi

    Zuli Haismi New Member

    Joined:
    Apr 27, 2020
    Messages:
    7
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Setiap bangunan seperti gedung memiliki potensi terjadinya kebakaran. Terlebih lagi jika bangunan tersebut didalamnya terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti kertas dan lain-lain. Gedung perkantoran, apartemen, mall, rumah sakit, atau bahkan gedung-gedung besar lainnya sudah pasti mempunyai sistem proteksi kebakaran tersendiri. Proteksi kebakaran sangat penting untuk melindungi konstruksi dengan berbagai risiko tinggi penyebab kebakaran.


    Setiap gedung memiliki proteksi kebakarannya masing-masing. Beberapa pihak seperti pemadam kebakaran pasti menggunakan selang untuk memadamkan kebakaran, dimana selang tersebut berisi air yang banyak. Selang pemadam kebakaran merupakan alat yang biasa digunakan oleh petugas pemadam kebakaran untuk mengalirkan air dengan volume yang besar dari sumber air saat terjadi musibah kebakaran di suatu tempat. Sumber air ini bisa berasal dari mobil pemadam kebakaran atau sumber lainnya.

    Selang pemadam kebakaran dapat membantu proses pemadaman api menjadi lebih cepat karena selang ini dapat ditarik dan direntangkan sampai ke jaraK yang cukup jauh. Oleh karena itu jangkauan bisa lebih luas, walaupun kebakaran berada jauh dari sumber air bisa ditangani dengan menggunakan selang pemadam ini. Rata-rata jarak yang mampu dijangkau untuk satu selang adalah 30 meter. Jika jarak titik api lebih jauh lagi, maka selang dapat disambung dengan selang lain agar lebih panjang.


    Saat ini banyak supplier yang menjual selang pemadam kebakaran. Bagi kalian yang sedang membuat gedung atau apapun, dan membutuhkan alat ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berbagai jenis, merk dan harga sudah banyak beredar, oleh karen itu kita harus pintar memilih tipe yang sesuai dengan kebutuhan kita.


    Setelah memiliki selang pemadam api, alat ini harus diperlakukan dengan baik, setelah dipakai untuk memadamkan kebakaran selang harus digulung dengan rapi untuk memudahkan saat akan digunakan kembali. Cara menggulung selang pemadam kebakaran tentu tidak bisa asal-asalan, terdapat dua cara menggulung yang baik, yaitu single roll dan double roll. Single roll membuat salah satu coupling menjadi pusat gulungan, sedangkan double roll kedua coupling berada diluar gulungan.


    Perawatan rutin juga perlu dilakukan agar selang tetap terjaga dan awet. Perawatan ini dapat berupa pengecekan secara rutin, selain untuk melakukan tes kebocoran dan kerusakan, hal ini juga berguna untuk mengantisipasi agar selang pemadam kebakaran tidak kering sehingga menjadi kaku dan sulit digunakan. Dengan melakukan perawatan sederhana secara rutin, selang akan tetap awet dan layak digunakan.


    Selain itu, ada beberapa hal setelah penggunaan selang juga yang harus diperhatikan, yaitu mengeringkan selang pemadam kebakaran untuk beberapa waktu. Hal ini dikarenakan jika selang digulung dalam keadaan basah akan ada kemungkinan selang menjadi lengket serta berjamur. Kemudian jika sudah berjamur, air yang keluar dari selang tidak akan maksimal. Lalu perhatikan juga cara saat melepas selang dari sumber air. Cara yang benar untuk melepasnya yaitu mendorong ujung kumparan untuk meregangkan selang, bukan langsung ditarik secara paksa untuk melepaskan.


    Dengan cara penggunaan yang baik dan benar, maka selang dipastikan akan lebih awet. Cara penggunaan yang baik sebenarnya cukup sederhana, namun justru karena hal sederhana menjadikan hal-hal tersebut jarang diperhatikan oleh para penggunanya. Oleh karena itu, saat kalian sudah memiliki selang tersebut, perlu dilakukan perawatan yang benar sesuai dengan yang sudah kita bahas sebelumnya.
     
Loading...

Share This Page