Ciri-ciri Makalah yang Baik dan Benar

Discussion in 'Education' started by infoana, Jun 14, 2017.

  1. infoana

    infoana New Member

    Joined:
    Mar 31, 2017
    Messages:
    28
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    3
    Ciri-ciri makalah. Secara umum, makalah yang bagus (berkualitas tinggi) punyai ciri lazim sebagai berikut:

    a. Akurat dan menyeluruh (comprehensive).
    Artinya, makalah berikut menyajikan fakta dan gagasan secara akurat, dan membicarakan masalahnya secara lengkap dan tuntas. Makalah berikut terhitung udah mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan calon pembaca berkenaan topik berikut dan sesudah itu menjawabnya dengan baik.

    b. Memiliki sumber informasi yang baik.

    Ini adalah ciri yang paling mutlak dari setiap makalah. Makalah yang bagus mengakui sumbangan penulis lain yang karyanya berkenaan topik itu udah diterbitkan. Tidak jalankan perihal itu dianggap sebagai praktik kesarjanaan yang buruk. Makalah berikut mengfungsikan sumber informasi yang banyak ragam (semakin banyak makin baik).

    Untuk seluruh fakta dan gagasan yang bukan merupakan karya asli penulis sebagai contoh makalah diberikan kutipan. Kutipan segera digunakan secara jarang, dan dipilih untuk menambahkan ilustrasi gagasan penulis lain di dalam bahasa mereka sendiri. (Penjelasan berkenaan kutipan dan rujukan lebih lanjut akan diberikan di bawah.).

    c. Seimbang.
    Ini bermakna bahwa makalah berikut membicarakan fakta, gagasan, dan sudut pandang yang dibicarakan secara obyektif dan seimbang, dengan perhatikan kebolehan dan kelemahan masing-masing. cover makalah yang bagus bisa saja bersikap kritis terhadap karya tulis sebelumnya, tapi tidak menambahkan kitik tanpa dasar dan menyerang secara ad hominem (menggunakan perasaan atau prasangka dan bukan akal atau menyerang karakter spesial dan bukan pendapat yang dikemukakan) kepada penulis lain.

    d. Kreatif.
    “kreatif” di dalam pengertian ilmiah bermakna bahwa makalah berikut tidak sebatas menyajikan fakta belaka, tapi ini tidak bermakna bahwa informasi yang disediakan itu “dikarang” atau tidak berdasarkan fakta. Dalam makalah yang berkualitas, fakta-fakta itu ditata, dianalisa, dipadukan, dan digunakan sebagai dasar asumsi dengan cara yang inovatif, kreatif, dan orisinal.

    e. Secara teknis, penulisannya benar.
    Ini bermakna bahwa makalah berikut terbebas dari kekeliruan model bahasa, tatabahasa, sinyal baca, penggunaan kata, dan ejaan.

    f. Tertata dengan baik.
    Ini bermakna bahwa makalah berikut punyai target yang jelas. Dalam makalah yang berkualitas, materinya ditata secara logis, dengan kalimat transisi yang baik di antara bagian-bagiannya dan dengan kecepatan yang tepat.


    Struktur makalah. Makalah yang bagus hendaknya terdiri atas 4 anggota pokok:


    a. Bagian pendahuluan.
    Bagian pendahuluan mesti merupakan pengakuan yang jelas, menarik, dan ringkas berkenaan topik yang akan dibahas di dalam makalah tersebut, bagaimana kaitan topik berikut dengan bidang ilmu yang sedang dibicarakan dan terutama dengan sub-bidang ilmu Anda (penulis), dan juga mengapa topik berikut mutlak dan menarik untuk dibicarakan. Dalam makalah yang berbasis penelitian, hipotesis yang akan diuji disediakan di dalam anggota ini.

    b. Batang tubuh makalah.
    Dalam makalah yang berdasarkan penelitian, anggota ini dibagi menjadi anggota “materi dan metode penelitian,” anggota “hasil/temuan penelitian,” dan anggota “diskusi/pembahasan.” Untuk makalah akademik (makalah kelas), bagian-bagian ini bisa saja tidak cukup begitu tampak jelas, tapi materi berikut mesti disediakan di anggota ini. Untuk makalah yang disediakan di dalam seminar/konferensi, anggota “hasil/temuan penelitian” dan “pembahasan” ini seringkali digabungkan.

    Dalam anggota materi dan metode penelitian, penulis mengutarakan dari mana dan bagaimana dia mendapatkan knowledge atau gagasan yang dibicarakan di dalam makalah itu. Penulis terhitung menyatakan metode, prosedur, atau pendekatan yang akan digunakan untuk memeriksa knowledge atau gagasan tersebut.

    Di anggota hasil/temuan penelitian, penulis menyatakan hasil-hasil analisa atau evaluasinya terhadap knowledge atau gagasan yang ditelitinya.

    Di anggota diskusi/pembahasan, penulis membicarakan implikasi dan arti dari hasil/temuan penelitiannya itu. Setiap faktor yang bisa saja merubah hasil/temuan tersebut, terhitung bias penulis sendiri, hendaknya dibicarakan di sini.

    c. Ringkasan dan Kesimpulan.
    Makalah yang bagus mempunyai ringkasan di anggota akhirnya. Dalam laporan penelitian yang formal, ini disebut anggota ”penutup/kesimpulan.” Ringkasan itu hendaknya tunjukkan lagi secara ringkas target makalah, setiap hipotesis yang diuji, materi dan metode penelitian yang digunakan, dan hasil yang diperolehnya. Kesimpulan sesudah itu ditarik berdasarkan hasil/temuan penelitian tersebut.

    Dalam makalah laporan penelitian, penulis tunjukkan apakah hipotesis berikut di terima atau ditolak. Ringkasan tesebut tunjukkan berakhirnya penelitian yang udah ia jalankan tapi menyatakan penelitian lanjutan yang tetap mesti dilakukan berkenaan topik tersebut.

    d. Daftar Pustaka.
    Makalah yang bagus melampirkan daftar pustaka (bibliografi). Bagian ini mampu terhitung disebut sebagai ”daftar sumber yang dikutip”. Ruukan dibeikan untuk seluruh karya yang dikutip di dalam makalah, dan cuma karya yang udah dikutip saja. (Untuk pembahasan lebih lanjut berkenaan perihal ini, melihat di bawah.)
     
    Last edited: Jun 14, 2017
Loading...

Share This Page