Mengenal Jenis-Jenis Container Serta Pemanfaatannya

Discussion in 'General Discussion' started by harsonoegi, Jan 4, 2020.

  1. harsonoegi

    harsonoegi Member

    Joined:
    Sep 23, 2019
    Messages:
    179
    Likes Received:
    8
    Trophy Points:
    18
    Berpikir untuk memiliki container alias peti kemas sendiri? Sebaiknya, kenali baik-baik jenis-jenis container serta pemanfaatannya terlebih dahulu. Hal ini sangat penting untuk menghindari salah beli. Karena jenis container yang Anda pilih sangat mempengaruhi kualitas produk yang Anda kemas.

    Ditilik dari segi fungsi dan pemanfaatannya, ada 9 jenis container yang bisa Anda pilih.

    1: Fantainer/Ventilation
    Fantainer/ventilation container adalah jenis peti kemas dengan lubang-lubang sirkulasi udara yang cukup. Tipe ini ideal untuk mengangkut barang organik yang membutuhkan sirkulasi udara segar tapi tidak berlebihan, seperti bibit tanaman atau biji kopi.

    2: Livestock Container
    Jenis peti kemas satu ini ideal untuk transportasi laut (freight container) maupun darat. Dengan reefer ketinggian 20 hingga 40 kaki, live-stock container khusus digunakan untuk mengangkut hewan yang jelas membutuhkan ruang gerak dan sirkulasi udara tertentu.

    3: Open Top Container
    Nama lain dari kontainer satu ini adalah top loader container, atau removable roof container. Jenis yang satu ini memang dikhususkan untuk angkutan mesin, spare-parts, atau alat-alat berat yang bisa diambil dari atas dengan mesin berat lainnya. Bagian atas open top container terbuat dari trapaulins dan batang-batang penyangga yang bisa digulung atau digeser.

    4: Bulk Container
    Bul container sangat sesuai untuk muatan yang bisa diambil dengan metode hidrolis. Peti tidak diangkat atau dibuka, melainkan dikosongkan. Biasanya yang menggunakan peti semacam ini adalah biji-bijian seperti beras, jagung, dan tepung.

    5: Open Sided Container
    Juga disebut wall container, peti kemas satu ini memiliki pintu yang bisa dibuka di salah satu sisi ujung tubuhnya. Bagian dinding sampingnya bisa dibuka untuk memudahkan proses loading muatan berukuran normal.

    6: Dry Cargo Container
    Bagian dalam dry cargo container kasar untuk mengikat lashing agar isi muatan tidak ke mana-mana. Secara umum, peti kemas cargo biasa digunakan untuk mengangkut muatan yang tidak butuh perhatian khusus dari segi ventilasi maupun suhu. Paket-paketnya juga biasa dikemas dalam kardus-kardus aman.

    7: Refrigerated Container
    Beberapa muatan harus dikemas dengan mempertahankan suhunya, bahkan hingga -300 derajat celsius. Di antara jenis-jenis muatan ini adalah bahan makanan, obat-obatan, dan beragam produk segar seperti ikan dan buah-buahan. Peti kemas tipe refrigerated ini seperti kulkas siap angkut yang sedia menjaga agar muatan Anda tetap beku sepanjang jalan,

    8: FlatRack Container
    Flatrack alias full tilt container biasa digunakan untuk memuat peralatan mesin yang besar dan berat. Flatrack container punya bodi yang kuat dan super kokoh, agar Anda tidak menghawatirkan nasib peralatan mahal di dalamnya.

    9: Tank Container
    Tank container sering disebut automobile container karena sifatnya yang memang paling sering digunakan untuk mengangut mobil. Bentuknya silindris seperti kapsul besar dengan bodi kokoh, cocok untuk mengangkut benda-benda besar berukuran semi-spherical.

    Terimakasih sekian dari informasi yang saya berikan, sumber referensi artikel, ascon.
     
Loading...

Share This Page