Pedoman Penting Sebelum Mengajukan Kredit Gadai

Discussion in 'General Business' started by nelson sitompul, Jul 10, 2016.

  1. nelson sitompul

    nelson sitompul Super Level

    Joined:
    May 3, 2014
    Messages:
    2,292
    Likes Received:
    398
    Trophy Points:
    83
    Dalam dua tahun terakhir, lembaga kredit dengan sistem gadai cukup populer di Indonesia. Bisnis yang awalnya dipelopori oleh pegadaian BUMN ini, melebar juga dan dikelola oleh leasing swasta. Perusahaan pembiayaan yang selama ini fokus membiayai pembelian kendaraan (mobil dan motor), kini mau tidak mau juga menawarkan pinjaman dalam bentuk gadai, karena kebutuhan keuangan mendesak dari nasabahnya yang exist maupun non nasabah. Bagi yang masih awam, sangat penting pula mempelajari panduannya agar proses pengajuan kredit berjalan lancar.
    Beberapa hal penting yang saya temukan dari layanan Siduit yang juga cukup aktif memberikan pinjaman gadai bpkb mobil maupun sepeda motor melalui media internet, dapat dijadikan panduan bagi anda. Ada beberapa prinsip dan info yang harus anda kenali sebelum mengajukan kredit dana sistem gadai. Adapun hal penting tersebut diantaranya:
    1. Plafon kredit. Pinjaman dana yang diberikan oleh leasing pada umumnya di kisaran 50% hingga 85% dari nilai taksasi jaminan. Jika agunan anda misalnya ditaksasi sebesar 10 juta, maka pencairannya adalah 50% hingga 85% dari 10 juta. Atau di kisaran 5 juta hingga 8,5 juta. Anda tidak bisa ngotot minta pencairan lebih tinggi, dengan alasan dulunya beli 15 juta.
    2. Nilai taksasi harga agunan didasarkan harga pasaran umum di suatu kota. Biasanya leasing pemberi kredit dana tunai menggunakan rata-rata berbagai sumber. Misalnya kombinasi harga panduan dari OLX, dari Situs otomotif lainnya, dari tabloid otomotif dan dari data penjualan showroom mobil yang bekerjasama dengan mereka. Jadi jika anda ngotot bahwa harga pasaran kendaraan anda di OLX cukup tinggi dan anda meminta agar patokannya didasari oleh nilai di situs itu saja, maka sulit dikabulkan. Prinsipnya, mereka mengambil rata-rata dari berbagai pedoman.
    3. Populasi merek dan jenis mempengaruhi prosentase pencairan. Misalnya di Indonesia, Toyota Avanza memiliki populasi sangat tinggi, maka pencairannya bisa mencapai 85% dari harga taksasi pasaran. Tetapi jika anda pemilik mobil VW Golf, maka tidak dapat diberikan pencairan hingga 85%. Mungkin di kisaran 50% - 70% saja. Ini juga berlaku di sepeda motor. Anda bisa saja menjaminkan motor Dukati dan itu motor hebat, tapi sayang saat dijaminkan, tidak banyak lembaga gadai yang berani cover motor tersebut. Kalaupun ada, mungkin tidak sampai 50% pencairannya. Mengapa leasing melakukan kebijakan ini? Hal ini terkait dengan proses lelang. Semakin sedikit populasinya, maka saat dilelang tidak banyak bidder yang tertarik. Kalaupun ada, penawarannya pasti anjlok. Dan kendaraan premium seperti ini sulit dilelang dengan harga pasaran.
    4. Walaupun leasingnya sama, tetapi bisa saja terjadi pemberlakuan yang beda di setiap kota. Saya pernah mendapatkan informasi dari saudara yang ada di kota Manado yang ingin menggadaikan bpkb mobil dengan merek X. Di Jakarta, hampir semua lembaga gadai bisa cover merek dan jenis tersebut. Tetapi di cabang Menado, leasing yang sama tidak ada yang berani cover. Mengapa? Ternyata di kota tersebut, dealer / showroom resminya saja tidak ada. Saudara saya memang dulunya membeli di Jakarta, lalu mengirimnya ke sana.
    5. Pastikan anda mempersiapkan syarat-syarat pengajuan kredit gadai sesuai ketentuan. Jangan karena memiliki mobil bagus lalu merasa yakin pasti disetujui walau persyaratan minim. Misalnya tidak bisa menunjukkan penghasilan. Ingat, bisa saja seorang pengangguran dapat hibah mobil (warisan) atau menang undian mobil, bukan? Jadi dia bisa punya mobil tapi dianggap tidak bisa menyicil angsuran bulanan jika mengajukan kredit karena tidak punya penghasilan.
    Demikianlah 5 hal penting yang dapat dijadikan pedoman informasi terkait dengan program pinjaman kredit dengan sistem gadai. Masih banyak informasi penting lainnya yang akan saya bagikan di artikel berikutnya.
     
  2. firda63

    firda63 Member

    Joined:
    Dec 19, 2015
    Messages:
    756
    Likes Received:
    23
    Trophy Points:
    18
    selain 5 poin diatas, sebaiknya tanyakan juga bunga pinjaman. Pilih leasing yang memberikan bunga paling ringan kalau tidak mau semakin terbebani dengan pinjaman
     
  3. Angkasa Bali

    Angkasa Bali Member

    Joined:
    Oct 20, 2014
    Messages:
    633
    Likes Received:
    70
    Trophy Points:
    28
    ya pinter pinter pilih yang untung aja gan
     
  4. nelson sitompul

    nelson sitompul Super Level

    Joined:
    May 3, 2014
    Messages:
    2,292
    Likes Received:
    398
    Trophy Points:
    83
    Siippp setuju bgt masukannya teman-teman.. tp kalau yang sudah biasa menjaminkan bpkb, kadang bukan melulu bunga.. krn kalau leasing dan bank, ada aturan ttg bunga yang dijual ke masyarakat, ada batasannya.. makanya mirip2 tuh angsuran.. skr yang membedakan di diskon nya..
     
  5. sylva25

    sylva25 New Member

    Joined:
    Oct 28, 2015
    Messages:
    12
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    ada tidak ya gadai dengan pembayaran bunga khusus untuk orang2 miskin?infonya dong gan..terimakasih
     
  6. sylva25

    sylva25 New Member

    Joined:
    Oct 28, 2015
    Messages:
    12
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    boleh juga neh tips nya..rencana saya mau menggadaikan bpkb saya..terimakasih gan infonya
     
  7. giovanodst

    giovanodst New Member

    Joined:
    Apr 16, 2018
    Messages:
    10
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Nah ini, kalau bisa memang cari tempat yang memberikan bunga paling ringan..
    Kalau bisa juga cari yang rekomendasi/terpercaya juga.
     
Loading...

Share This Page